Nyonya Indo

Info Terbaru

Suksesnya gelaran Banyuwangi Batik Festival di tengah guyuran hujan

Suksesnya gelaran Banyuwangi Batik Festival di tengah guyuran hujan

Gelaran Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2016 berlangsung sukses meski diguyur hujan, Minggu (9/10) malam. Acara bertema Sekar Jagad Blambangan ini digelar di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur.

Gelar acara makin bergairah saat Denada Tambunan bernyanyi mengiringi lenggak-lenggok para model di atas catwalk. Meski diguyur hujan, putri artis senior Emilia Contessa ini tetap tampil memukau penonton.

Dilanjut penampilan Putri Indonesia 2016 Kezia Roslin Cikita. Menjadi bintang utama di event ini, Kezia yang mengenakan gaun batik Banyuwangi milik desainer andal, Priscilla Saputro, makin membuat semarak BBF 2016.

Hujan bukan kendala. Acara terus berjalan hingga akhir. Penonton juga bergeming meski terpaksa menggunakan payung untuk berteduh. Bahkan beberapa di antaranya memaki kursi plastik sebagai payung darurat.

Memang, sebelum BFF digelar, Bumi Blambangan sudah diguyur hujan. Acara sempat diundur. Semula, digelar pukul 19.00 WIB, terpaksa diundur hingga pukul 20.00 WIB, saat hujan reda.

Hujan kembali mengguyur. Bahkan, seorang model sempat terjatuh dua kali karena lantai catwalk licin terkena air hujan. Tapi dia kembali bangkit untuk menunjukkan profesionalitasnya sebagai model.

Acara masih terus berlanjut meski hujan tak berhenti hingga akhir acara, yaitu sekitar pukul 23.39 WIB. Acara ditutup penampilan Danang, putra Banyuwangi yang sukses di ibu kota usai mengikuti Dangdut Akademi di Jakarta.

Sementara di kesempatan itu pula, Bupati Abdullah Azwar Anas juga menggelar MoU dengan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf yang ikut menyaksikan event tersebut.

Penandatanganan nota kesepahaman ini, sebagai komitmen Bekraf membantu peningkatan ekonomi kreatif di Banyuwangi, khususnya industri batik.

Triawan mengatakan, batik adalah warisan budaya, yang kini sudah diakui dunia. “UNESCO mengakui batik sebagai warisan budaya. Untuk itu kita harus menjaga batik Indonesia agar tetap dengan kekhasan dan keasliannya,” kata Triawan dalam sambutannya.

Dia juga menyebut, event BBF, menjadi salah satu ajang untuk membuktikan kecintaan masyarakat terhadap batik, untuk kemudian melestarikannya sebagai warisan budaya.

“Ini wujud kecintaan budaya lokal dalam menggugah generasi pembatik agar mampu meningkatkan daya saing di bidang fesyen,” ungkapnya.

Sekadar informasi, BBF 2016 ini juga dihadiri Ketua DPR Ade Komarudin, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimuljono, serta beberapa pejabat lainnya.

Source: https://www.merdeka.com/peristiwa/suksesnya-gelaran-banyuwangi-batik-festival-di-tengah-guyuran-hujan.html

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.

WhatsApp chat
Positive SSL